Daerah Liburan di Jawa Barat, Sesuai Buat Outbound

Berakhir melaksanakan silaturahmi dengan keluarga pada hari pertama dan kedua Lebaran, umumnya banyak masyarakat yang segera menghabiskan waktu dengan orang tercinta dengan bertamasya ke sebagian destinasi tamasya seperti aktivitas komodo liveaboard.

Bila Anda yang masih berada di Jakarta dan kebingungan memilih lokasi tamasya, Sukabumi dapat jadi kawasan alternatif. Di sana tercatat sedikitnya ada destinasi yang dapat dilirik. Berikut daftarnya seperti :

Karang Para

Destinasi ini berada di ketinggian. Di komponen atasnya, terdapat bebatuan karst yang benar-benar unik. Karang Para mempunyai pelbagai titik foto. Estetika hal yang demikian, membikin Karang Para sempat viral di media sosia sebagian waktu baru-baru ini.

Karang Para berada di Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunung Guruh, Sukabumi. Jaraknya cuma sekitar 10 kilometer dari sentra kota Sukabumi. Dengan jarak yang relatif tidak terlalu jauh, Karang Para senantiasa ramai dikunjungi pelancong.

Pantai Ujung Genteng

Pantai Ujung Genteng ialah sebuah pantai eksosis. Destinasinya sekalian diciptakan sebagai daerah penangkaran penyu hijau.

Letaknya cukup jauh ialah sekitar 220 kilometer dari Jakarta. Anda wajib mempersiapkan waktu lebih untuk berkunjung ke Pantai Ujung Genteng ini.

Situ Gunung

Situ Gunung ialah sebuah danau yang terletak di Kecamatan Kadu Dampit, Sukabumi. Lokasinya di kaki Gunung Pangrango, sekitar 16 kilometer dari Kota Sukabumi. Estetika alam danau ini jadi salah satu lokasi unggulan para fotografer untuk membidik obyek alam Indonesia.

Tak cuma membisu merasakan estetika alam, di sini para pelancong dapat menelusuri danau dengan perahu, berkemah, memancing atau menggelar karpet untuk makan bersama keluarga di pinggir danau.

Kampung Adat Ciptagelar

Di kawasan ini, penduduknya masih loyal tinggal di rumah bilik kayu beratap jerami. Umur kampungnya telah benar-benar tua. Kurang lebih 650 tahun. Untuk menuju ke lokasi ini pengunjung wajib lewat medan jalan yang cukup susah, jalur curam dan sempit.

Tapi itu segala bisa terbayarkan dengan adat istiadat dan kehidupan warga autentik Kampung Ciptagelar.

Web Tugu Gede Cengkuk

Jangan bosan mengunjungi museum dalam rencana perjalanan tamasya Anda. Berlibur ke Sukabumi harus regulasinya mengunjungi Web Tugu Gede Cengkuk.

Web ini berada di Desa Cengkuk, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, yang ialah salah satu laman purbakala di Jawa Barat.

Semenjak dieksplorasi pada 2008 lalu, penemuan demi penemuan terus menguatkan para spesialis sejarah bahwa Cengkuk pernah jadi sentra kebudayaan zaman megalitik sampai zaman logam.

Goa Buniayu

Goa Buniayu ialah daerah tamasya di Sukabumi yang butuh pengorbanan untuk hingga di lokasi ini. Diperlukan jasmani yang kuat untuk bisa merasakan estetika stalagmit dan stalaktit di gua yang berukuran cukup besar ini.

Butuh waktu sekitar lima jam untuk menumbangkan medan yang berlumpur, tebing terjal, jalan curam sampai lembah. Tapi itu segala lunas terbayar dengan estetika yang ditawarkannya.

Kawah Ratu

Kawah hangat dari perut bumi yang ada di lereng Gunung Salak ini juga ialah salah satu daerah tamasya di Sukabumi. banyak pelancong yang tak melewatkan berkunjung ke lokasi ini dikala bertamasya ke Sukabumi.

Padahal untuk dapat hingga di sini memerlukan waktu sampai berjam-jam berjalan kaki, melainkan Kawah Ratu konsisten ramai dikunjungi banyak pelancong.

Curug Awang

Curung Awang, air terjun yang tak terlalu besar ini juga jadi salah satu destinasi yang harus dikunjungi dikala ke Sukabumi.

Di sana para pengunjung juga dapat menyaksikan curug lain, ialah Curug Puncak Manik dan Curug Tengah yang berada pada satu aliran Sungai Ciletuh. Ketiga daerah ini berada di kawasan Desa Taman Jaya Sukabumi.

Curug Cikaso

Curug Cikaso ini sesungguhnya bernama Curug Luhur. Airnya mengalir dari buah hati Sungai Cikaso yang bernama Cicurug. Tapi masyarakat sekitar lebih tak jarang menyebutnya sebagai Curug Cikaso.

Curug Cikaso terwujud dari tiga spot air terjun yang berdampingan dalam satu lokasi dengan kolam berwarna hijau kebiruan di bawahnya. Masing-masing air terjun mempunyai nama masing-masing, dari sebelah kiri Curug Asepan, yang di tengah bernama Curug Meong dan sebelah kanan bernama Curug Aki.

Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Secara geografis, letak Sukabumi berada di kaki Gunung Salak. Tidak heran seandainya banyak daerah tamasya yang menawarkan nuansa udara dingin. Taman Nasional Halimun Salak salah satunya.

Taman seluas 113.357 hektare ini mempunyai banyak tamasya alam. Seperti air terjun, hutan pinus, atau aliran air sungai yang benar-benar bening. Sungai ini dapat dimanfaatkan bersama keluarga.

Taman Nasional Gunung Halimun Salak berada di Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi. Letaknya dapat diciptakan sebagai wilayah perkemahan juga kesibukan outbound puncak.