Ribuan Orang Hadiri Konser Kian Dibungkam Kian Melawan

Ribuan Orang Hadiri Konser Kian Dibungkam Kian Melawan
Sesudah petang harinya mengadakan acara bincang santai mengenai keadaan HAM di Bali, Amnesty International Indonesia dan ForBALI menggelar konser musik “Kian Dibungkam Kian Melawan” pada pekan malam 10 Desember 2017 bertempat di Taman Baca Kesiman.

Sebagian band tampil malam itu, di antaranya Jangar, The Eastbay, Patrick The Bastard, Geekssmile, Punk Reformasi, Rastafara Cetamol dan juga seni bondres Temuyuk Mekuris dan band dari Jakarta, Marjinal mengakhiri konser musik yang dipadati ribuan orang hal yang demikian.

Baca : Wedding band bali

Roy Djihard dari klasifikasi Punk Reformasi yang ialah gabungan dari sebagian band punk di Bali menyajikan bahwa mereka amat mensupport acara yang diselenggarakan untuk merayakan Hari HAM International hal yang demikian. Menurutnya pelanggaran HAM banyak terjadi di Bali utamanya kepada gerakan masyarakat Bali menolak reklamasi.

“Kami akan senantiasa berada dibarisan depan dalam melawan kerakusan yang berkeinginan merusak tanah Bali”, ungkap Roy yang juga diamini Jayak, member Punk Reformasi lainnya. “Kita wajib bangkit melawan kepada usaha-usaha pembungkaman bunyi rakyat,” tandas Jayak.

Sementara Mike dari Marjinal menyajikan mereka amat salut kepada pengorbanan masyarakat Bali dalam menolak reklamasi Teluk Benoa yang dikoordinir oleh ForBALI dan selama mereka berada di Bali pasti meluangkan waktu untuk ikut serta mengungkapkan konfrontasi utamanya terhadap para pemuda supaya jangan pernah takut mengungkapkan kebenaran. “Kian ditekan kita akan kian melawan perbuatan-perbuatan pembungkaman,” ujar Mike.

Wayan Gendo Suardana, Koordinator Lazim ForBALI yang mendapatkan kans orasi menyajikan bahwa ForBALI dalam mengerjakan pengorbanan jauh dari perbuatan-perbuatan kekerasan, pengorbanan dilaksanakan dengan tentram dalam menempuh tujuan seperti yang dibuktikan malam itu. “Ribuan orang hadir malam ini untuk bersolidaritas demi tegaknya HAM di Indonesia dan jauh dari insiden apa saja, ini menampilkan bahwa kita yakni orang-orang yang mengedepankan penentraman dalam menempuh tujuan,”tandas Gendo.

Pada konser musik hal yang demikian juga dibuka kotak sumbangan untuk menolong pengungsi erupsi Gunung Agung yang disalurkan via posko peduli yang disusun ForBALI bersama Walhi Bali.

Dua hari sesudah konser di acara peringatan hari HAM, Marjinal juga tampil di STT. Eka Dharma untuk menolak reklamasi Teluk Benoa.

Dalam rangka memperingati HUT ke-50 STT. Eka Dharma, Banjar Busung Yeh Kauh, Desa Pekraman Denpasar pada 12 Desember digelar panggung seni yang bertempat di Balai Banjar Busung Yeh Kauh Desa Pekraman Denpasar. Sebelum panggung seni berlangsung juga dilakukan serah terima kepengurusan STT yang baru.

Ketua STT. Eka Dharma, I Komang Tri Nugraha membeberkan malam panggung seni hal yang demikian ialah acara puncak memperingati HUT STT sesudah sebelumnya pada tanggal 10 Desember 2017 mereka mengadakan kesibukan jalan santai. Pada malam puncak perayaan hal yang demikian juga dibangkitkan motivasi pengorbanan menolak reklamasi Teluk Benoa dengan mengundang band Marjinal dari Jakarta yang selama ini terus bersolidaritas bagi pengorbanan masyarakat Bali dalam menolak reklamasi Teluk Benoa. “Motivasi ini wajib terus dibangkitkan sebab pengorbanan panjang menolak reklamasi cukup menguras daya,” ujarnya.

Mike dari band Marjinal yang malam itu menutup panggung seni menyajikan bahwa dia bersama sahabat-sahabatnya merasa berbangga berada ditengah-tengah pemuda adat Banjar Busung Yeh Kauh. “Berbangga berada ditengah-tengah taruna taruni yang mempunyai sikap juang kesadaran serta kepedulian tinggi untuk bela rasa atas situasi Ibu Pertiwi,” ujar Mike.

Terkait : Wedding band jakarta

Dia juga menambahkan “Aku dan sahabat-sahabat Marjinal bagaikan handphone yang lowbatt dan menerima daya malam ini dari motivasi besar para pemuda, semoga motivasi ini terus berkelanjutan menjadi pelita yang menerangi negeri hati kaum muda dan masyarakat Bali dalam pengorbanan menolak reklamasi Teluk Benoa.”

Kecuali Marjinal, band-band yang tampil malam itu ialah D’Story, STNK, Lanang Oi, Ampibi Band dan juga pementasan tarian tradisional Bali.