Komodo, Satwa Unik Khas Indonesia Dirayakan Google

Komodo, Satwa Unik Khas Indonesia Dirayakan Google
Hari ini, Senin (6/3), mesin pencari daring Google merayakan 37 tahun berdirinya Taman Nasional Komodo. Google membikin kuis singkat dengan gambaran yang komikal tetapi informatif. Varanus komodoensis adalah satwa endemik khas Indonesia. Binatang ini berstatus langka (IUCN Red List: Vulnerable) sehingga dilindungi undang-undang. Ketika ini, kebanyakan komodo bertempat di TN Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga : trip labuan bajo

Taman nasional hal yang demikian mencakup gugusan pulau kecil, merupakan Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, Waewuul Flores, Pulau Mbeliling, dan Pulau Nggorang. Luasnya termasuk wilayah perairan menempuh 219.322,5 hektare. Ini adalah habitat bagi sekira 5.100 ekor komodo. Komodo ialah binatang reptil darat terbesar di dunia dengan panjang optimal sampai tiga meter dan beban tubuh 70 kg. Sedangkan semacam itu, komodo mempunyai kecepatan lari sampai 20 km per jam. Hewan ini termasuk kategori pemakan daging.

Lantaran itu, satwa liar ini sering disebut sebagai naga (komodo dragon). Eksistensi komodo baru dikenal orang Eropa semenjak permulaan abad ke-20. Tepatnya pada 1910 saat letnan Hindia Belanda, van Hensbroek, menempuh Pulau Komodo—yang ketika itu dirumorkan sebagai “pulau buaya”. Pada 1927, komodo pertama tiba di Eropa untuk ditampilkan di Kebun Hewan London. Kecuali satwa khas Indonesia, ada sebagian fakta unik komodo berikut ini seperti dikutip dari Live Science. Komodo lazimnya hidup tak secara berkelompok selain di musim kawin yang jatuh antara Mei dan Agustus. Tiap-tiap September, komodo betina bertelor sekitar 30 butir. Binatang ini bisa berketurunan bagus secara seksual ataupun aseksual. Artinya, komodo betina dapat menjadikan telor tanpa terkait badan dengan komodo jantan. Ukuran telor komodo kaprah-kaprah sebesar buah anggur.

Komodo betina tidak cuma mengerami telor-telornya selama tiga bulan, tapi juga membangun sarang palsu untuk menipu para pemangsa. Seekor komodo jantan dapat merajai teritori sampai radius 2 km. Tapi, “beri sayang” komodo dewasa justru usai ideal saat si kecil-si kecilnya lahir. Berdasarkan riset spesialis dari Kebun Hewan Smithsonian, tidak ada bukti bahwa komodo dewasa merawat bayi-bayi komodo mereka. Seekor bayi komodo lazimnya mempunyai panjang 30 cm. Itu lahir, mereka akan melarikan diri dari sarang dan naik ke pohon supaya tak dimakan oleh ibu mereka atau komodo dewasa lainnya.

Baru pada umur empat tahun, mereka turun dari pohon dan menghabiskan waktu sepenuhnya di darat. Kala itu, panjang tubuh mereka telah sekitar 1,2 meter. Umur hidup rata-rata komodo dewasa ialah 30 tahun. Komodo berburu hampir segala binatang yang mereka dapat temui, merupakan antara lain kerbau liar, rusa, babi, atau pun komodo yang lebih kecil. Untuk mendeteksi mangsa, komodo mengandalkan indera penciuman yang semacam itu tajam. Mereka cakap menghidu mangsa sejarak 10 km jauhnya.

Komodo bisa mengkonsumsi buruan yang berbeban 80 persen tubuhnya. Metode berburunya terbilang angker. Itu mendeteksi mangsa, karenanya komodo akan mengejarnya ke manapun, bagus dengan jalan berlari atau berenang. Komodo menggigit mangsa dengan giginya yang runcing—seperti gigi ikan hiu. Mangsa mungkin saja lepas. Tapi, gigitan komodo mengandung racun sehingga mangsa yang sudah diterkam akan mati keracunan dalam waktu kurang dari 24 jam. National Geographic mengucapkan, air air liur komodo mengandung lebih dari 50 variasi kuman.

Artikel  terkait : overland flores

Kini dikutip dari web legal TN Komodo, dalam 60 tahun terakhir jumlah penduduk di sekitar taman nasional itu meningkat delapan kali lipat. Adapun populasi rusa Timor—binatang buruan komodo pada lazimnya—mengalami penurunan. Bahaya-bahaya lain juga mengancam kelangsungan hidup komodo. Para nelayan non-lokal tak jarang mencari ikan di perairan Pulau Komodo secara destruktif. Misanya dengan mengaplikasikan dinamit atau sianida. ini tentunya mengancam habitat karang (coral reefs) dan populasi ikan atau lobster kecuali rantai makanan komodo. TN Komodo dalam manajemen PKA Balai Taman Nasional Komodo dan PT Putri Naga Komodo. Kedua belah pihak menyebut janji dalam menjaga keanekaragaman hayati di habitat para naga itu.