Baja Diprediksi Naik Terus Sampai Tahun Depan

baja naik

Plat Bordes – Produsen baja dalam negeri memprediksi harga baja dunia akan terus naik sampai akhir semester I-2009. Penurunan harga yang terjadi selama Agustus ini diyakini cuma bersifat temporer, untuk kemudian lanjut naik lagi.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Pemasaran Krakatau Steel Irvan K. Hakim dalam acara konferensi pers bersama antara Krakatau Steel, Gunung Garuda dan Essar di Wisma Krakatau Steel Jakarta.

Dia membeberkan, semenjak Januari sampai Juli 2008 harga baja meningkat luar umum. Tapi pada Agustus, harga baja mengalami penurunan sebab sebagian elemen . Diantaranya elemen harga minyak yang turun tajam, permintaan yang melemah dari sebagian kawasan seperti dari Eropa sebab musim tamasya, dari China sebab adanya Olimpiade dan lain-lain yang menyebabkan harga scrap terkoreksi.

“Seandainya bicara metal itu scrap bergerak, banyak orang berpendapat beranggapan sekiranya scrap turun karenanya harga baja turun, seperti harga besi beton, sedangkan harganya. 20% yakni iron ore, jika terjadi perbaikan itu di seng, HRC,” katanya.

Dia mengatakan sebagian produk baja yang akan mengalami perbaikan antara lain untuk produk long produk seperti wire mesh, besi beton, paku dan lain-lain. “Harga scrap kini ini terkoreksi tetapi nanti akan rebound lagi,” ujar Irvan.

Keadaan pasar baja kedepannya diyakini akan terus mensupport kenaikan harga. Irvan menguraikan sebagian elemen yang menyebabkan kenaikan isu terkini baja dunia antara lain:

1. Harga iron ore diperkirakan akan naik sebesar 20% pada kontrak tahunan April 2009.

2. China pada bulan ini akan mulai menaikan biaya listrik 5% karenanya akan mendongkrak ongkos produksi. “Malaysia juga naikin listrik, harga gas lebih mahal di Malaysia, artinya tarif produksi baja akan naik,” kata Irvan.

3. Adanya penurunan suplai sebab adanya overhoule (masa stop produksi) sebagian produsen di Jepang, Korea, China, AS, Australia dan Argentina. Malah pada kuartal IV 2008 produsen baja di Asia, Australia an AS melaksanakan overhoule relining blast furnace yang diperkirakan akan mengurangi suplai sampai 5,3 juta hingga 6 juta ton, yang berpengaruh pada kenaikan harga.

4. China sebagai produsen utama kokas sebagai campuran produksi baja akan menaikan harga jual kokas hingga 40% per 20 Agustus 2008.

5. ArcelorMittal akan menaikan Wire Rod di Kanada sebesar US$ 33,07 per ton pada pengiriman September.

6. China akan menaikan tax rebate paling lambat pada September 2008 dan lain-lain.